Download


1. Materi sifat wudhu Nabi
2. Tips menyusun proposal

Baca selengkapnya...

Redaksi


Pembina
Adi Darmawan, M.Si.

Penasehat
Nur Edy

Penanggung Jawab
Itmamul Wafa

Pimpinan Redaksi
Cynthia

Redaktur Pelaksana
Syaakir

Tim Redaksi
Novi, Khafidhoh, Devia

Editor & Layout
Jaka Santana

Publikasi/Iklan
Departemen Syi’ar Rohis MIPA

email
bmoslemscientist@yahoo.com

Baca selengkapnya...

Tokoh Evangelis AS Serukan Penghancuran Islam

Tokoh Evangelis di AS, Rod Parsley,lagi-lagi melontarkan pernyataan provokatif. Parsley yang juga penasihat spiritual Senator John McCain-kandidat Presiden AS dari Partai Republik-menyatakan bahwa agama Islam adalah agama palsu dan dia menyerukan agar agama Islam dihancurkan.
Parsley, pemimpin World Harvest Church of Columbus yang memiliki sekitar 12.000 jamaah di AS ini, sudah menulis sejumlah buku berisi pandangan-pandangan keagamaan yang menunjukkan bahwa ia seorang fundamentalis. dalam bukunya yang terbit tahun 2005 berjudul “The 2005 Silent No More” di bab “Islam:The Deception Of Allah”, Parsley mengingatkan bahwa ada perang peradaban antara Islam dan Kristen. Parsley juga menyebut Islam sebagai agama yang anti-Kristus dan mendesak agar mengobarkan Perang Salib baru untuk memusnahkan agama Islam.
Wahai kaum Muslimin! Sadar dan bangkitlah! Fakta sudah di depan mata bahwa AS nyata-nyata membenci dan memusuhi Islam!



Baca selengkapnya...

Pahala Kaum Hawa di Akhirat

Ada seorang wanita yang bertanya kepada ulama saudi tentang pahala perempuan di akhirat. Berikut pertanyaan dan jawabannya

"Ketika saya membaca alquran saya menemukan dalam berbagai ayat memberikan berita gembira kepada laki-laki yang beriman dengan bidadari yang sangat cantik, apakah perempuan mempunyai teman atau pasangan selain suaminya karena sebagian besar pernyataan mengenai pahala di akhirat ditujukan kepada laki-laki yang beriman ? apakah pahala bagi perempuan yang beriman lebih sedikit daripada yang diperoleh laki-laki yang beriman ?"
Jawaban dari para ulama :
Tidak ada keraguan sedikitpun bahwa pahala di akhirat nanti diberikan kepada laki-laki dan perempuan. Hal ini berdasarkan firman Allah :

"Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu baik laki-laki maupun perempuan" (QS Al Imran : 195)
"Dan barangsiapa yang mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik" (QS An nahl : 97)
"Dan barangsiapa yang mengerjakan amal-amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang ia orang beriman, mereka itu akan masuk surga"
(QS an nisa’ : 124)
"Sesungguhnya laki- laki dan perempuan muslim laki-laki dan perempuan yang beriman ….hingga ……Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar" (QS Al ahzab : 35)
Dalam ayat yang lain Allah menyebutkan bahwa mereka laki-laki dan perempuan, masuk surga bersama-sama
"Mereka dan isteri-isteri mereka terdapat di tempat yang teduh" (QS Yasiin : 56)
"Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri isteri kamu digembirakan"
(QS Al Zuhruf : 70)
Allah juga menyebutkan bahwa dia akan menciptakan perempuan dengan penciptaan khusus :
"Sesungguhnya kami menciptakan mereka (para bidadari) dengan penciptaan yang khusus dan kami jadikan mereka perawan (QS Al Waqiah : 35-36)
Keterangan di atas menyebutkan bahwa Allah akan menciptakan kembali perempuan yang sudah tua menjadi bidadari, dan membuat mereka perawan, begitu juga laki-laki yang sudah tua akan diciptakan kembali menjadi pemuda dan beberapa hadits ditunjukkan bahwa perempuan yang masih hidup mempunyai kelebihan dari bidadari karena peribadatan dan kepatuhan mereka.
Oleh karena itu perempuan yang beriman akan memasuki surga sebagaimana laki-laki yang beriman. Jika seseorang perempuan mempunyai sejumlah suami setelah kawin cerai dan dia masuk bersama mereka dan akan memilih yang berkelakuan paling baik.
Diambil dari Fatwa-Fatwa Masalah Wanita
Team fatwa : Ibn Baz, Syaikh Ibn Utsaimin, Syaikh jibrin

Baca selengkapnya...

Helikopter berbelalai panjang

Untuk mencapai nektar dan serbuk sari dari sejenis bunga iris yang tumbuh di Afrika Selatan sangatlah sulit. Ini karena adanya satu tabung panjang di bawah dedaunannya. Nektar dan serbuk sari berada di dasar tabung ini. Untuk mencapai keduanya, diperlukan satu pipa penyedot panjang. Sebuah mesin terbang juga diperlukan untuk menjaga agar pipa tersebut tetap tergantung di udara. Allah, pencipta bunga ini dengan seni dan keindahan yang tiada banding, juga mencipta sistem yang diperlukannya untuk berkembang biak. Dengan kata lain, terdapat serangga khusus yang mampu meraih nektar dan serbuk sari yang sekilas tampak mustahil dijangkau ini.

Serangga khusus mirip lalat ini adalah sejenis serangga berbelalai yang mampu terbang mengambang di udara, dengan kata lain dalam posisi tetap. Belalai ini tidak lain adalah sebuah pipa penyedot panjang yang memungkinkannya mencapai bagian terdalam dari bunga tersebut. Ia harus mendarat di atas bunga secara tegak lurus agar pipa penyedotnya tidak tertekuk, dan mampu memasukkan pipa ini ke dalam tabung bunga tersebut.

Serangga ini juga dilengkapi sistem terbang yang ia perlukan. Dengan perangkat penerbangan ini, ia dapat terus melayang di udara seperti helikopter. Selain itu, agar dapat mendarat dengan aman, sebuah helikopter perlu tanda pemandu pada landasan mendaratnya (helipad). Dan ajaibnya, tanda pemandu ini terdapat pada permukaan bunga Iris berupa sejumlah tanda berbentuk panah-panah putih pada kelopak bunganya. Kesemua tanda panah ini menunjuk ke satu titik, yakni ke arah mulut tabung tersebut. Dengan demikian serangga dapat memasukkan pipa penyedotnya tanpa tertekuk sembari mendarat dengan aman di atas permukaan bunga pada titik yang tepat.
Ini jelaslah sebuah keajaiban. Bunga adalah tumbuhan tanpa kesadaraan yang tak bermata, tanpa tangan dan tak punya otak untuk berpikir. Meski demikian, ia mempunyai tanda untuk memandu serangga, layaknya tanda yang ada pada landasan pendaratan helikopter. Seekor serangga juga makhluk yang tak bernalar. Namun ia juga memiliki semua rancangan teknik seperti pipa penyedot panjang dan sistem penerbangan mirip helikopter, yang diperlukan untuk mencapai nektar dan serbuk sari. Jelaslah, kecerdasan yang menghasilkan keserasian tanpa cela ini tidaklah berasal dari serangga atau tumbuhan itu sendiri. Tidak pula kehebatan makhluk hidup ini berasal dari manusia, yang tak pernah mampu meciptakan desain secanggih ini. Semua hal ini hanya mungkin terjadi karena keberadaan Pencipta kedua makhluk tersebut, Pemilik ilmu dan kekuasaan yang sempurna tanpa tara. Dialah Allah yang Agung, yang mengetahui semua sifat yang dimiliki setiap makhluk hidup dan mencipta mereka dari ketiadaan agar serasi satu sama lain. Sebagaimana dipaparkan dalam salah satu ayat Al Qur'an:
Dan kepunyaan-Nya-lah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. Semua hanya kepada-Nya tunduk. (QS. Ar Ruum, 30:26)



Baca selengkapnya...

Mencari mutiara di dasar hati

Dalam buletin mose-B yang baru pertama kali terbit ini dalam beberapa edisi ini akan menyampaikan seri dari buku ”mencari mutiara di dasar hati”. Dan yang pertama akan kamou nikmati adalah....

Segeralah Terangi Kegelapan

’”Jangan melangkah di jalan keputusasaan. Di alam ini terhampar berjuta harapan. Jangan pergi kearah kegelapan. Di alam ini terdapat banyak cahaya...” Kalimat itu ditulis besar2 di papan tulis oleh seorang ulama. Sebelum menuliskan pesan indah itu, dikisahkam seorang muridnya bertanya, ”WahaiSyaikh, bila engkau sudak tidak lagi bersama kami, kalimat apa yang dapat kami pegang untuk berhasil menjalani hidup ini?”

Semoga Allah masih mempersatukan hati kita, wahai saudaraku,
Putus asa adalah simbol ketidak berdayaan dan gelap adalah simbol kesesatan. Dalam hidup ini, ternyata orang lebih cenderung asyik dengan keputusasaan, kekecewaan dan kehilangan harapan. Meskipun kalau mau ia bisa mendapatkan banyak keaadaan yang membuatnya optimis, bersemangat dan penuh harapan. Ternyata, memang ada pula sekelompok orang yang cenderung asyik berada dalam kegelapan. Meskipun kalau mau, ia sebenarnya bisa mengetahui betapa luasnya hidup dan betapa banyak cahaya yang bisa menerangi jalan di hadapannya.orang yang sudah putus harapan dan lebih suka ada dalam kegelapan adalah kelompok orang yang sama sekali tak merasakan bahagia dan indahnya hidup.

Sederhana sekali Ibnul Qayyim memberi jawaban tentang sumber kebahagiaan hidup, ”Allah”. Orang yang telah memiliki rahasia kebhagiaan itu akan menjadi raja dunia dan di akhirat. Di dunia, orang itu akan disegerakan oleh Allah memperoleh surga dunia, dan di akhirat Allah menyediakan surga akhirat. ”hatinya memandang, kefakiran adalah kekayaan saat dirinya bersama Allah. Sedang Kekayaan itu kefakiran saat dirinya tidak bersama Allah.Kemuliaan itu hina tampa Allah. Kehinaan itu mulia bersama Allah. Kenikmatan itu adzab tanpa Allah. Adzab itu nikmat bersama Allah. Kesimpulannya ia tidak melihat kehidupan kecuali dengan Allah. Merekalah orang2 yang telah mendapatkan 2surga. Surga di dunia disegerakan oleh Allah saat ia hidup di dunia dan surga akhirat menantinya.”(nafais Aal Fawaidh/202)
Saudaraku

Tanamkan keyakinan bahwa Allah bersama kita, ketergantungan hati kita kepada Allah hanya bisa dimiliki oleh orang yang sungguh2 membina dan mendidik jiwa denga selalu mengaitkan segala persoalan dari sudut yang benar. ”Hidup ini pilihan”, kurang lebih begitulah bunyi prinsip hidup yang sering kita dengar. Artinya, ia bisa menjadi baik bila kita memandangnya dengan benar, dan sebaliknya, bila kita salah melihatnya.

Kebenaran memandang hidup itulah yang menjadikan seseorang memiliki ketenangan jiwa, ketentraman, kebahagiaan, perasaan lezat dengan iman. Apapun yang terjadi orang yang seperti ini tidak merasa gelisah ketika orang lain gelisah. Tidak takut saat orang lain takut, tidak menangis saat orang lain menangis. Wajah dan hati mereka bersinar karena cahaya Allah. Lisan mereka tidak lepas dari dzikir kepada Allah. Hati mereka lekat dengan masjid. Mereka sungguh2 berpacu dengan waktu untuk mengisi catatan amal mereka di hari akhir... Disanlah inti kebahagiaan.

Saudaraku
Keputuasaan bisa saja terjadi tanpa disadari. Begitupu kegelapan. Kerap kali kegelapan melalaikan. Seperti orng mabuk. Tak sadar bila dirinya mabuk. Keburukan selalu menarik pelakunya untuk melakukan keburukan lain dan menjadikan pelakunya lupa apa yang ia lakukan. Perhatika firman Allahh dalam surat Ash Shaft:5"... Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka (dari kebenaran)...”
Tapi jangan lupa, prinsip itu juga berlaku untuk kebaikan. Kebaikan selalu mendorong pelakunya untuk melakukan kebaikan yang lain, sehingga menjadikan pelakunya selalu bersemangat melakukan kebaikan demi kebaikan. ”jika engkau melihat seseorang melakukan keburukan, ketahuilah bahwa keburukan mempunyai saudara2 keburukan yang lain. Dan jika engkau melihatnya melakukan kebaikan, maka ketahuilah bahwa kebaikan mempunyai saudara2 kebaikan yang lain,”(zubair bin awam)
Said bin jubair, salah seorang imam generasi tabi’in mengatakan ”sesungguhnya termasuk pahala kebaikan adalah kebaikan setelahnya. Dan sesungguhnya termasuk akibat keburukan adalah keburukan setelahnya.”

Saudaraku
Iman dalam hati kita ibarat pelita. Bila cahayanya meredup berarti kita akan larut dlam gelap dan akan kehilangan petunjuk dalm menjalani kehidupan. Dan semakin cahanya menyaka, berati kita semakin bisa melihat segala sesuatu di hadapan kita dengan jelas.
Wajar saja bila pelita itu kadang meredup, karenamemang begitulah tabiat iman, sebagaimana digambarkan Rasulullah Saw, bahwa iman itu terkadang bertambah dan berkurang. Tapi tentu kita harus berupaya agar tidak redup terus menerus bahkan padam. Hanya ada satu cara untuk menyalakan kembali pelita yang meredup itu : Taubat.
”siapa yang bisa menandingimu anak cucu adam dalam hal bertaubat? Engkau bisa datang ke mihrab kapan saja kau mau, untuk menghadap Tuhanmu. Tak ada apapun yang membatasi antara dirimu dan Tuhanmu. Tak ada perantara. Tak ada penterjemah.”(bakar bin Abdillah Al Muzani)

Baca selengkapnya...